3 Kekurangan Uang Elektronik yang Wajib Kamu Waspadai

uang-digital
Uang Digital

Perkembangan uang digital bisa dibilang cukup pesat dan digemari oleh banyak millennials. Selain lebih praktis, terdapat pula berbagai promo menarik yang ditawarkan. Namun, kita harus berhati-hati terhadap kekurangan uang digital yang bisa saja cukup merugikan. Penasaran ? Berikut ulasannya !

Terbatas

Kekurangan uang non-tunai yang pertama adalah terbatas. Terbatas yang dimaksud untuk uang elektonik ini terkait jumlah maksimal transaksi per hari yang bisa dilakukan, atau pun limit dari kartu kredit yang kamu gunakan ya. Batasan yang berlaku biasanya berbeda-beda, tergantung vendor yang digunakan. Bisa jadi tujuh juta rupiah per transaksi, dan maksimal lima puluh juta rupiah per harinya. Atau juga ketentuan limit kartu kredit, seperti sepuluh juta, lima puluh juta, dan seterusnya,yang biasanya ditentukan di awal pembuatannya.

Risiko Diretas

Nah, terkait dengan akses pin atau pun password uang elektronik, nyatanya akun kita pun masih bisa saja diretas, atau di hack oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dengan website tiruan agar ia bisa mendapatkan username dan password kita. Atau juga melalui kamera pengintai pada saat kita berada di ATM atau tempat umum lainnya. Maka dari itu, sebisa mungkin berhati-hati dan jaga akses kita ya, agar kerugian uang non-tunai ini tidak berdampak buruk bagi kita.

Kebutuhan akses internet

Penggunaan produk fintech tak terlepas dari kebutuhan internet sebagai pendukung utamanya ya. Mengakses website, aplikasi, sampai pada saat melakukan transaksi sekalipun, “diwajibkan” ada internet. Menggunakan kartu debit atau pun kredit juga sama. Pernah mengalami kegagalan transaksi, atau mesin yang terus menunjukkan tulisan “connecting” pada saat bertransaksi menggunaan uang non-tunai? Hal itu tentu mengganggu proses transaksi dan menjadi kekurangan uang elektronik yang cukup merugikan.

Bagaimana pun juga, produk fintech akan terus berkembang untuk membuat kehidupan sehari-hari kita lebih mudah dan praktis. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, baiknya kita harus jadi pengguna yang lebih bijak. Perhatikan juga dengan seksama, semua hal terkait peraturan uang digital yang kita gunakan. Misalnya saja kartu kredit, perhatikan bunga, jatuh tempo, serta pinalti keterlambatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *