5 Mata Uang Elektronik yang Bisa Digunakan untuk Investasi

Sejak pertama kali muncul, cryptocurrency mata uang elektronik kian digemari sebagai salah satu instrumen investasi.

Bitcoin memang masih menjadi uang elektronik dengan nilai paling fantastis. Namun, selain itu masih ada berbagai alternatif lain yang bisa kamu manfaatkan untuk berinvestasi.

1. Ethereum (ETH)

Ethereum merupakan uang elektronik paling populer setelah Bitcoin. Muncul pertama kali pada tahun 2015 lalu, nilai tukarnya selama 18 bulan pertama hanya sekitar USD 10. Namun, nilai ETH pada awal 2018 berhasil melonjak hingga USD 1.389 atau sekitar Rp 19,4 juta. Saat ini, ETH berada dijual sekitar USD 531

2. Ripple (RXP)

Awalnya, Ripple digunakan secara tertutup untuk transaksi internal di Ripple Network. Namun, Ripple akhirnya go public pada tahun 2013 untuk digunakan sebagai alat tukar dan pembayaran yang lebih luas.

Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasar RXP menyentuh 59 miliar USD atau sekitar Rp 823,8 triliun. Membeli Ripple tidak semudah Bitcoin dan yang lainnya, karena Ripple tidak tersedia di bursa perdagangan Coinbase. Harga Ripple sekarang ini berada di angka USD 0,5, masih cukup murah bila anda mau beli.

3. Litecoin (LTC)

Litecoin dikembangkan oleh bekas karyawan Google, Charles Lee dan mulai melantai di bursa cryptocurrency tahun 2011. Bila dibandingkan Bitcoin, Litecoin punya waktu transfer yang lebih cepat dan menjadi uang elektronik pertama yang menggunakan sistem keamanan scrypt.

Di awal tahun 2018, kapitalisasi pasar Litecoin berhasil menyentuh USD 14 miliar (Rp 182 triliun), sedangkan di bulan Mei bernilai 6 miliar usd. Sementara, 1 LTC saat ini bernilai di sekitar USD 107.

4. DASH

DASH diciptakan dengan basis software Bitcoin, merupakan pengembangan dari Bitcoin itu sendiri. Namun, cryptocurrency ini diklaim lebih baik dari segi kecepatan transaksi dan anonimitas dibanding dengan bitcoin.

DASH sangat diharapkan bakal menjadi mata uang paling user-friendly dan on-chain-scalable dibandingkan cryptocurrency lainnya. Saat ini, harga 1 DASH mencapai  USD 271 dengan nilai kapitalisasi pasar hingga USD 2,2 miliar (setara Rp 30 triliun).

Mata uang kripto memang belum diakui sebagai alat tukar yang sah di Indonesia. Namun, kamu tetap dapat memanfaatkannya sebagai instrumen investasi yang bisa anda coba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *